SURVEY CELANA DALAM


Suatu hari di Tanah Abang, dua pedagang pakaian dalam wanita asal

Sumatera Barat sedang berbincang-bincang soal sulitnya dagang akibat

krisis moneter, ketika pedagang pertama mencetuskan pendapatnya:

"Dagangan tidak laku bukan cuma salah krismon, tapi penyebab terbesar

karena 9 dari 10 cewek Jakarta nggak pakai celana dalam!!"

"Ah kau ini menyebar issue tidak bertanggung jawab... Apa faktanya?"

"Mari kita buktikan"

Dan pedagang pertama mengambilnya dagangannya dan mereka pergi ke depan

mulut pasar kemudian mengasongkan dagangannya sambil menawarkan:

"Bu, pakai celana, bu?" ............."Enggak ah, lain kali aja..."

"Pakai celananya Mbak?" .........."Enggak lah yaauw !!!..."

"Neng, pakai celana?" ................"Enggak deh....."

"Pakai celana, Tante?"................"Enggak, kan kemarin udah?"

"Adik, pakai celana ya?.............."Enggak usyah yaaa"

Dengan yakin pedagang pertama menirukan Sonny Tulung...."Tuh

kan....Survey membuktikan ...!!!!!"


SEKOLAH MINGGU

Sekolah Minggu paling top di Semarang dikunjungi oleh pengamat dari
pusat. Juri penilai ingin melihat kualitas sekolah minggu yang anaknya
terkenal alim-alim itu. Maka ia masuk ke sebuah kelas.

"Selamat Pagi, Anak-Anak." sapa si pengamat.

"Pagi, Pak!" jawab anak-anak serentak.

Pengamat memulai dengan pertanyaan, "Ada yang tau siapa yang telah meruntuhkan tembok Yerikho ??"

"Maaf Pak, Anak di sini baik-baik semua gak ada yang berani meruntuhkan
tembok yang bapak maksud." jawab seorang anak dan disertai gumaman anak
sekelas tanda setuju.

Dengan marah, pengamat itu masuk ke kantor dan berteriak, "Goblok !!
Aku tanya siapa yang meruntuhkan tembok Yerikho malah jawabannya bukan
kami!"

Kepala Sekolah pun kaget dan berkata dengan sabar, "Tenang Pak, Anak di
sini baik-baik semua kok. Begini saja, Bagaimana kalo kita menghimpun
dana untuk membangun kembali tembok yang anda maksud."
Materi KOCAKGILA.com: "SURVEY CELANA DALAM" di atas adalah cerita lucu Fiktif, dan di salin kembali, Bila ada Nama atau Kejadian Serta Kalimat yang menyinggung, dipastikan itu hanya kebetulan Belaka
Share on :